Thursday, September 29, 2011

Kamu membenciku selama ini, ternyata aku mengendap dihatimu sedalam ini..
-Peri Kamar-
Diam. Bahasa kemarahan terbesarku..
-Peri Kamar-
Dari banyak kesombongan yang kau miliki, bisakah aku menjadi satu di dalamnya?
Publish Post-Peri kamar-
Ada saatnya kesedihanmu menjadi kesenanganku. Waktu kita tidak sejalan..
-Peri Kamar-
Kita semua punya perasaan. Kadang kita suka lupa atau pura-pura lupa kalau orang lain juga punya perasaan..
-Peri Kamar-

Sunday, September 18, 2011

Hatinya telah dimakamkan. Tertusuk lidah sendiri, dan MATI..
-Peri Kamar-
Kita pernah bertatapan, saling memberi harapan. Kita juga pernah berangkulan, untuk sebuah perpisahan..
-Peri Kamar-